:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2796414/original/047672300_1557024356-WhatsApp_Image_2019-05-04_at_22.15.47.jpeg)
Liputan6.com, Jakarta - Ulama dan umaro pendukung capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga, se-Jakarta Barat sepakat untuk saling memaafkan dan bersama menjaga persatuan dan kedamaian di NKRI usai pemilu 2019.
Kesepakatan tersebut terangkum dalam acara Damai Indonesiaku dengan tema "Kita Rajut Kebersamaan Dalam Menjaga Keutuhan NKRT Serta Menyambut Ramadan 1440 Hijriah" di Masjid Agung Al-Muhlisin, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (4/5/2019) malam.
Seluruh ulama dan umaro serta masyarakat berdiri dan bergandengan tangan dengan dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar untuk menyatakan komitmen menjaga kedamaian dan persatuan.
"Bismillah, kami ulama dan umaro yang hadir di tempat ini sepakat menjaga kedamaian, menghormati konstitusi demi kemaslatahan dan kehidupan bangsa. Kami mohon kepada Mu Ya Allah, tuntunlah kami semuanya. Bimbinglah kami semuanya agar senantiasa berjalan di atas jalan yang benar," ucap seluruh ulama, umaro dan masyarakat dipimpin Nazaruddin Umar.
Di penghujung acara, Nazaruddin mengajak seluruh jemaah berdoa bersama demi kebaikan bangsa dan negara untuk tetap dan selalu menjaga kesatuan dan persatuan serta kedamaian.
Acara tersebut juga diakhiri dengan bersalaman bersama dan saling bermaaf-maafan.
KPU terus melakukan rekapitulasi jumlah suara dalam pilpres 2019. Hingga kini sudah hampir 55% suara nasional yang dihitung. Siapa sementara memimpin?
No comments:
Post a Comment