:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2796370/original/015679500_1557014823-Marquez_dan_Quartararo.jpg)
Liputan6.com, Jerez - Marc Marquez memuji sukses pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang meraih pole dan mencetak rekor baru di MotoGP Jerez, Sabtu (4/5/2019). Pembalap Repsol Honda itu bertekad akan menghentikan Quartararo pada balapan, Minggu (5/5/2019), agar tidak mencetak rekor baru lagi.
Quartararo memecahkan rekor sebagai pembalap MotoGP termuda yang meraih pole pada usia 20 tahun 14 hari. Rekor tersebut sebelumnya dikuasai Marquez, yaitu 20 tahun 62 hari. Catatan spesial itu dibukukan Marquez saat merebut start terdepan pada kualifikasi MotoGP Austin 2013.
Selepas kualifikasi, Marquez memuji kinerja mengagumkan Fabio Quartararo. Namun, dia akan ngotot mengalahkan Quartararo supaya rekornya yang lain tak patah lagi.
"Fabio, ketika tampil di Moto2, punya talenta sangat bagus. Saya mengenalnya sejak kejuaraan di Spanyol. Performanya sangat bagus," kata Marquez, seperti dilansir Crash.
"Tentu saja pada akhirnya dia meraih banyak podium, banyak kemenangan. Tentu saja, gelar juara dunia selalu sulit dan selalu lebih istimewa. Tapi, dia telah membukukan satu rekor, menjadi pembalap paling muda meraih pole. Jadi, saya akan berusaha menghentikannya supaya tak mengukir rekor lagi dan menjadi pembalap termuda yang memenangi balapan MotoGP," sambung Marc Marquez.
Rekor pembalap termuda yang memenangi MotoGP tentu saja selama ini menjadi milik Marquez. Jika rekor tersebut kembali dicuri Fabio Quartararo akan mengganggu Marquez karena terjadi dalam dua hari beruntun.
https://www.liputan6.com/bola/read/3957603/motogp-jerez-tidak-ingin-rekornya-dipecahkan-lagi-marquez-akan-jegal-quartararo
No comments:
Post a Comment