:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape.png,553,20,0)/kly-media-production/medias/2515051/original/056367000_1543918672-20181204IQ_Kalteng_Putra_Vs_Persita_Tangerang_07.JPG)
Wasit Yudi Nurcahya memberikan kartu kuning kedua untuk pemain Persita, Amri Alamsyah. Wasit juga memberikan kartu kuning untuk Egi Melgiansyah. Hal ini rupanya membuat fans Persita emosi.
Alhasil, pada menit ke-57, suporter Persita masuk ke lapangan, mengejar wasit dan pemain Kalteng Putra. Mereka terlihat kecewa dengan hasil yang sudah tertinggal dua gol. Bahkan, ada fans yang membawa kayu hingga merusak bench pemain, kursi penonton, hingga papan skor di Stadion Pakansari.
Melihat situasi yang kacau, pemain Kalteng Putra masuk ke kamar ganti. Di tribun penonton, polisi mencoba mengadang fans Persita yang mencoba masuk ke lapangan.
Beberapa pemain Persita, termasuk Egi Melgiansyah mencoba menenangkan suporter Persija yang terlibat gesekan dengan pihak kepolisian.
Pertandingan pun sempat terhenti sekitar 20 menit. Wasit dan Kalteng Putra kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan dari menit ke-57.
Menit ke-65, Kalteng Putra kembali menggetarkan gawang Persita lewat sepakan Hari Yudho. Namun gol itu dianulir hakim garis karena sudah berada dalam posisi off side.
Pemain Persita mencoba membongkar pertahanan Kalteng Putra melalui Ade Jantra dan Egy Melgiansyah. Namun, mereka gagal meruntuhkan lini pertahanan berlapis yang diperagakan Kalteng Putra. Hingga laga berakhir tak ada gol tambahan tercipta.
Kalteng Putra promosi ke Liga 1. Mereka mengikuti jejak Semen Padang dan PSS Sleman.
https://www.liputan6.com/bola/read/3799158/suporter-persita-rusuh-kalteng-putra-promosi-ke-liga-1
No comments:
Post a Comment