:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1564804/original/048419400_1491993869-Vagina5.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Sejumlah wanita memilih mencukur rambut kemaluan secara teratur. Alasannya pun macam-macam, ada yang untuk kecantikan maupun kesehatan.
Para pakar kesehatan memang menyarankan untuk mencukur bulu kemaluan. Namun, tak perlu juga sampai gundul, sisakan sekitar 1 cm panjangnya. Kehadiran bulu kemaluan, kata ahli kesehatan Dr Jen Gunter, dapat melindungi alat kelamin wanita.
Selain alasan kesehatan, berikut fakta soal mencukur bulu kemaluan seperti dikutip Independent Online, Kamis (6/6/2019).
1. Lebih dari setengah wanita muda mencukur rambut kemaluan
Sebuah penelitian terhadap wanita muda Australia menemukan 60 persen dari mereka mencukur sebagian rambut kemaluan mereka. Jauh lebih banyak yang secara teratur mencukur bulu kaki dan ketiak daripada bulu kemaluan.
Temuan ini seakan memberi tahu kita semakin terlihat rambut itu, semakin besar kemungkinan untuk menghilangkannya.
2. Tren
Sama seperti rambut di kepala yang mengikuti mode dan tren. Selama beberapa dekade terakhir, rambut kemaluan wanita telah mengalami perubahan yang dramatis.
Tren rambut kemaluan pada 1970-an yakni seperti semak belukar. Namun, saat ini ada banyak tren. Seperti membentuk rambut kemaluan ala brazilian waxing. Lalu, perkembangan teknologi pun kini sudah banyak hadir yakni hair removal laser.
https://www.liputan6.com/health/read/3984417/4-fakta-tentang-kebiasaan-mencukur-rambut-kemaluan
No comments:
Post a Comment